Min Belanja 200K, Dapatkan Promo UP to 30% & Gratis Ongkir Se-Jabodetabek.

Kulit Jadi Perih dan Kusam? Kenali Penyebab Over Eksfoliasi dan Cara Mengatasinya

Table of Contents

Halo, Mifrens! Pernah tidak kamu merasa sudah melakukan segala rangkaian penggunaan skincare dan rutin eksfoliasi tapi kulit malah menjadi sensitif, perih saat menggunakan produk, atau tiba-tiba muncul bruntusan halus di wajah. Alih alih ingin glowing, wajah justru terlihat kusam dan iritasi.

Jika kamu sedang di fase ini, besar kemungkinan kulitmu sedang mengalami over eksfoliasi. Masalah ini cukup sering terjadi, terutama pada wanita usia 25 tahun ke atas yang mulai serius merawat kulit demi mencegah tanda penuaan dini. Sayangnya, semangat merawat kulit yang berlebihan justru bisa jadi bumerang jika tidak dilakukan dengan bijak.

5 Tanda Kulit Wajah Mengalami Over Eksfoliasi yang Berlebihan
5 Tanda Kulit Wajah Mengalami Over Eksfoliasi yang Berlebihan

Mengapa Over Eksfoliasi Bisa Terjadi?

Eksfoliasi memang punya banyak manfaat, mulai dari mengangkat sel kulit mati hingga membantu skincare bekerja lebih optimal. Namun, ketika dilakukan terlalu sering atau dengan cara yang tidak tepat, kulit justru kehilangan perlindungan alaminya.

Beberapa penyebab over eksfoliasi yang paling umum antara lain:

  1. Terlalu Sering Eksfoliasi

    Banyak orang yang berpikir semakin sering eksfoliasi, hasilnya akan semakin cepat terlihat. Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk ber-regenerasi. Eksfoliasi berlebihan justru merusak skin barrier.

  2. Menggabungkan Terlalu Banyak Bahan Aktif

    Menggunakan AHA, BHA, retinol, dan vitamin C dalam satu rutinitas skincare tanpa jeda bisa membuat kulit menjadi iritasi dan efeknya akan muncul antara bruntusan, kulit kemerahan, atau jerawat yang muncul tiba-tiba.

  3. Jenis Eksfoliator tidak Sesuai Kondisi Kulit

    Kulit sensitif tapi dipaksa menggunakan chemical exfoliant berkadar tinggi atau scrub kasar dapat memperparah iritasi.

  4. Kurangnya Hidrasi dan Proteksi

    Eksfoliasi tanpa diimbangi pelembap yang memadai dan sunscreen akan membuat kulit semakin rentan terhadap kerusakan.

Ketika skin barrier rusak, kulit akan kehilangan kemampuannya untuk menjaga kelembapan dan melindungi diri dari faktor luar seperti polusi dan bakteri.

Baca juga: Skin Barrier Rusak: Tanda, Penyebab, dan Cara Memulihkan Kulit dengan Tepat

4 Cara mengatasi over eksfoliasi
4 Cara mengatasi over eksfoliasi

Tanda-Tanda Kulit Mengalami Over Eksfoliasi

Sebelum masuk ke solusi, penting bagi kamu untuk mengenali sinyal yang diberikan kulit. Over eksfoliasi biasanya ditandai dengan:

  • Kulit terasa perih atau panas, bahkan saat cuci muka

  • Kemerahan yang tidak kunjung reda

  • Tekstur kulit terasa kasar dan kencang

  • Muncul bruntusan kecil atau jerawat mendadak

  • Kulit terlihat kusam dan mudah mengelupas

Jika satu atau beberapa tanda ini kamu alami, artinya kulit sedang meminta “istirahat”.

Baca juga: Akibat Over Eksfoliasi: Tanda dan Efek yang Dirasakan di Wajah

Cara Mengatasi Over Eksfoliasi dengan Aman dan Efektif

Kabar baiknya, over eksfoliasi bisa dipulihkan asalkan kamu mengambil langkah yang tepat. Berikut cara mengatasi over eksfoliasi yang bisa kamu lakukan secara bertahap:

  1. Hentikan Semua Produk Eksfoliasi Sementara

    Langkah pertama dan paling penting adalah stop dulu semua bentuk eksfoliasi, baik fisik maupun kimia. Biarkan kulit bernafas dan fokus pada pemulihan.

  2. Sederhanakan Rutinitas Skincare

    Gunakan basic skincare saja:

    • Gentle cleanser

    • Hydrating toner (opsional)

    • Moisturizer dengan kandungan menenangkan

    • Sunscreen di pagi hari

    Semakin simpel rutinitasnya, semakin cepat kulit pulih.

  3. Fokus Memperbaiki Skin Barrier

    Pilih produk dengan kandungan seperti ceramide, panthenol, centella asiatica, hyaluronic acid, atau cholesterol. Kandungan ini membantu memperkuat lapisan pelindung kulit yang rusak.

  4. Hindari Produk dengan Bahan Aktif Kuat

    Selama masa pemulihan, jauhi retinol, AHA, BHA, vitamin C dosis tinggi, dan alkohol. Kulit yang sedang sensitif membutuhkan formula yang lembut.

  5. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

    Kulit yang mengalami over eksfoliasi sangat rentan terhadap sinar UV. Sunscreen wajib digunakan setiap pagi, bahkan saat di dalam ruangan.

  6. Jaga Kelembapan dari Dalam

    Jangan lupa minum air putih yang cukup dan konsumsi makanan bergizi. Kondisi kulit juga sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kapan Boleh Melakukan Eksfoliasi Lagi?

Kamu boleh mulai eksfoliasi kembali setelah tanda iritasi benar-benar hilang. Mulailah dengan frekuensi rendah, misalnya satu kali seminggu, dan gunakan produk yang lembut serta sesuai dengan jenis kulit. Untuk usia 25 tahun ke atas, eksfoliasi tetap penting, tetapi kuncinya adalah konsistensi dan keseimbangan, bukan agresivitas.

Rawat Kulit dengan Lebih Bijak

Merawat kulit bukan soal seberapa banyak produk yang dipakai atau seberapa sering eksfoliasi dilakukan. Kulit yang sehat adalah kulit yang seimbang, tenang, dan terlindungi.

Dengan memahami penyebab over eksfoliasi serta menerapkan cara mengatasi over eksfoliasi yang tepat, kamu bisa mengembalikan kondisi kulit menjadi lebih sehat, nyaman, dan tentu saja glowing alami.

Share Post :

Facebook
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
byeacnewithmefree-bg-popup

Jawaban Anda sudah terkirim

terima kasih sudah menggunakan dan memberikan ulasan untuk 20Mefree.

byeacnewithmefree-bg-popup

Jawaban Anda sudah terkirim

terima kasih sudah menggunakan dan memberikan ulasan untuk 20Mefree.

byeacnewithmefree-bg-popup

Jawaban Anda sudah terkirim

terima kasih sudah menggunakan dan memberikan ulasan untuk 20Mefree.

beauty-and-the-beat-ft-poundtherabel-jakarta

Jawaban Anda sudah terkirim

terima kasih sudah menggunakan dan memberikan ulasan untuk 20Mefree.

dapatkan-diskon-extra-potongan-ongkir-20mefree